Jalan Jalan

3 Days 2 Nights in Venice – Part 1

Berawal dari obrolan di Instagram Direct Message, dua minggu sebelum trip, @dilapurnamasari yang mumpung lagi ada jadwal libur kerja tiba-tiba aja ngajakin traveling bareng ke Venice. Setelah izin dulu sama Wahyu, tanpa banyak mikir, langsung aja aku iyain ajakan Dila. Mumpung ada teman yang ngajakin traveling nih.

292e24e0-293e-4b2e-9313-b6dec077323f
Sunset di Ferrovia Gare Vaporetto Station. Satu station setelah Piazzale Roma.

Venice, satu kota yang sebenarnya nggak ada dalam wishlist aku. Kalo rasa pengen ke Venice sih pasti pernah yaa, tapi Venice belum pernah aku tulis dalam daftar kota impian yang akan aku datangi dalam waktu dekat. Kota di Italy yang masuk dalam wishlist aku itu Roma, bukan Venice. Makanya waktu Dila chat tiba-tiba ngajakin ke Venice, aku langsung iyain aja, kupikir, justru karena Venice nggak ada di dalam wishlist, mumpung ada teman yang ngajakin pergi bareng, kapan lagi khan.. Kalo nggak pergi sama Dila sekarang, belum tentu tau kapan mau ke Venice.

Hari Pertama di Venice: 24 Juni 2018.

Berangkat dari Hamburg sekitar jam 3pm CEST menggunakan Eurowings Airlines, kita sampai di Venice udah hampir jam 5pm. Untungnya lagi Summer, siangnya panjang, dan matahari baru terbenam setelah jam 9 malam, jadi walaupun kita baru landing jam 5pm, kita masih punya banyak waktu untuk bisa keliling kota.

Hal pertama yang kita lakukan setelah sampai di Venice Marco Polo Airport adalah menukarkan Venezia Unica City Pass yang sebelumnya sudah aku beli melalui website. Venezia Unica City Pass merupakan Travel Card, all-in one pass yang bisa kita gunakan untuk semua public transportation di kota Venice. Jadi kalo mau naik Bus atau transportasi umum lainnya nggak perlu lagi ribet beli tiket. Waktu browsing di website, ternyata ada promo Travel Pass khusus untuk young people dengan umur 6-29 Tahun, berlaku selama 3 hari dengan harga yang lebih murah. Beruntungnya, umurku dan Dila masih di bawah 29 Tahun 🙂 Kalo Travel Card yang untuk 3 hari harga normalnya €46, alhamdulillah, dengan adanya diskon untuk young people, kita bisa dapat harga €35 per orang, plus dapat password wifi yang (sayangnya) hanya berlaku untuk 24 jam saja.

272c627d-a2f9-4673-9a1f-a4c110eb1d33

Dari Venice Marco Polo Airport, kita naik Bus ke Apartemen Airbnb tempat kita menginap, yang lokasinya ada di Meste, Mainland. FYI, Venice itu ada yang di bagian Mestre Maindland sama Venice Island. Kalo untuk tempat-tempat wisatanya ada di Venice Island. Kenapa kita malah pilih apartemen yang lokasinya di Maindland? Jawabannya, karena lebih murah hehehe. Owner Airbnb tempat kita tinggal, yang punya orang Italy, lancar bahasa Inggris dan bahasa Jerman. Dan dia cerita pernah ke Indonesia lho. Selain Bali, dia pernah ke Jogja dan Solo juga. Jadi mungkin aja teman-teman ada yang mau stay di Airbnb punya Damiano, ini aku kasih linknya yaa.. Apartemennya nyaman, Lokasinya bagus, cuma 12 menit naik Bus kalo mau ke Venice Island. Halte Bus nya juga bisa tinggal ngesot, saking deketnya. Di seberangnya ada Minimarket, Apotek, dan juga ada Ice Cream Store yang enak.

0f594718-8ad9-4561-bd25-83642536fa4e

Tujuan pertama kita sore itu adalah jalan-jalan di sekitar Piazzale Roma. Piazzale Roma merupakan transport hub yang juga jadi “Pintu masuknya Venice Island“. Kalo bahasa mudahnya sih, Piazzale Roma itu terminal dari semua transportasi umum di Venice Island.

Dari Halte Bus dekat Apartemen Airbnb, Torino Bus Station, kita naik Bus nomor 4L, turun di Piazzale Roma. Dari Piazzale Roma Square, kita jalan menyusuri canal, foto-foto sambil tengok kanan kiri cari makan. Setelah jalan agak jauh, mengingat perut udah ribut minta diisi, kita akhirnya memutuskan makan di salah satu Ristorante di The Sestiere (District) of Cannaregio. Dila order Seafood Spaghetti (Harga €12.5), sedangkan aku order Baked Lobster  (Harga €16.9). Waktu Pasta pesanan Dila datang dan kita makan bareng, aduh, ternyata rasanya enak banget! Beda gitu rasanya sama Pasta yang sebelumnya aku pernah makan. Bukan lebay sih, tapi beneran enak, beda ya ternyata makan Pasta beneran di negara asalnya, Italy. Sampai terharu gitu makannya..

Setelah makan, kita lanjut foto-foto lagi, masih di area sekitar Piazzale Roma, sampai akhirnya matahari terbenam dan kita pulang ke Apartemen.

 


Untuk teman-teman yang belum punya account Airbnb, bisa register melalui link ini untuk bisa dapetin Voucher sebesar Rp 460.000 yang bisa dipakai waktu booking pertama. Semoga berguna 🙂


Pengeluaran Venice Trip Day 1, Anisya’s:

  • Tiket Pesawat Eurowings Hamburg Airport – Venice Marco Polo Airport: €49.90
  • Airbnb 1st Night: €38/room. Sharing, bagi dua sama Dila: €19/orang
  • Venezia Unica City Pass For 3 Days: €35
  • Makan Baked Lobster + Minum: €21
  • Beli Air Mineral Botol 1.5L: €2

 

1 thought on “3 Days 2 Nights in Venice – Part 1”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s